Kenali Lem Sealant OCI: Perekat Kuat, Fleksibel, dan Tahan Air
Kalau Anda sering melakukan perbaikan sendiri di rumah atau bekerja di bidang industri, pasti tidak asing lagi dengan lem sealant.
Jenis lem ini dikenal karena daya rekatnya yang kuat sekaligus lentur, sehingga banyak digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti konstruksi, otomotif, hingga peralatan rumah tangga.
Secara sederhana, lem sealant adalah perekat berbentuk cairan kental menyerupai krim, pasta, atau gel. Berbeda dengan lem yang berbasis polimer, sealant memiliki komposisi kimia yang membuatnya tetap elastis dan stabil.
Selain itu, lem ini juga tahan air, anti jamur, dan bahan kimia, sehingga ideal untuk berbagai aplikasi jangka panjang.
Cara Kerja Lem Sealant
Lem sealant tidak langsung mengeras begitu diaplikasikan. Proses pengeringan atau curing adalah kunci utama dalam cara kerjanya.
Setelah dioleskan, sealant akan bereaksi dengan kelembapan udara untuk membentuk lapisan elastis yang kuat.
Proses ini bisa memakan waktu mulai dari 24 jam hingga beberapa hari, tergantung ketebalan lapisan dan kondisi lingkungan.
Suhu ideal untuk proses curing berkisar antara 4°C hingga 38°C dengan tingkat kelembapan sekitar 5–95%.
Setelah mengering sempurna, sealant akan membentuk perekat fleksibel yang tahan lama dan kedap air.
Kegunaan Lem Sealant dalam Kehidupan Sehari-Hari
Karena sifatnya yang kuat, cepat kering, dan kedap air, lem sealant punya banyak fungsi di berbagai bidang. Beberapa di antaranya:
- Perbaikan Rumah Tangga
Digunakan untuk menambal celah di kamar mandi, wastafel, jendela, atau sela dinding agar tidak bocor dan tetap rapi.
- Pemasangan Kaca dan Akuarium
Sealant sering digunakan untuk merekatkan kaca ke rangka logam atau plastik. Misalnya, lem silikon untuk akuarium yang tahan air dan aman bagi ikan.
- Konstruksi dan Bangunan
Banyak diaplikasikan untuk menyambung logam, kaca, atau PVC, terutama di area yang sering terkena air atau perangkat keras kelautan.
- Industri Otomotif dan Elektronik
Karena bersifat tidak korosif terhadap logam, lem sealant juga digunakan sebagai perekat dan pelindung komponen mesin, kabel, serta sensor pada alat elektronik atau kendaraan.
Jenis-Jenis Lem Sealant dan Rekomendasi Produk
Meski sama-sama berbasis silikon, tiap jenis lem sealant memiliki karakteristik yang berbeda tergantung kebutuhan penggunaannya.
Berikut beberapa produk lem silikon OCI yang direkomendasikan untuk berbagai aplikasi:
| Produk | Kelebihan | Fungsi |
| Lem OCI 103 | Daya rekat kuat, cepat kering, anti jamur | Perbaikan kaca, akuarium, atau kitchen area |
| Lem OCI 104 | Dirancang untuk aplikasi kaca | Penggunaan outdoor seperti jendela, pintu, dan atap |
| Lem OCI N192 | Fleksibel dan tidak mudah retak setelah kering | Konstruksi logam dan bahan bangunan |
| Lem OCI N193 | Kedap air dan tidak korosif logam | Otomotif, elektronik, dan industri pendingin |
Butuh Perekat Andal? Lem Sealant OCI Solusi Daya Rekat Kuat dan Tahan Lama!
Jadi, lem sealant bukan sekadar perekat biasa. Fungsinya dapat melindungi sambungan dari air dan tidak korosif terhadap logam.
Dengan memahami cara kerjanya dan memilih jenis sealant OCI International yang tepat, hasil perbaikan Anda akan lebih awet dan rapi.
Temukan varian lem sealant OCI di Official Store Impack Pratama atau toko bangunan terdekat pilihan Anda.
Baca juga: Cari Sealant Netral Terbaik? Pilih OCI Sealant N-192 dan N-193




















