Bagikan artikel ini:

Dalam sebuah konstruksi bangunan, seringkali ditemukan berbagai persoalan yang dapat mengganggu kenyamanan dan keamanan bangunan. Bahkan, rancangan konstruksi yang sempurna sekalipun bisa saja mengalami suatu masalah pada masa mendatang. Meskipun demikian, setiap masalah tentu memiliki solusi. Salah satu masalah yang umum terjadi adalah kebocoran atau keretakan pada tembok bangunan.

Solusi utama untuk memperbaiki masalah tersebut adalah dengan sealant untuk tembok atau lem tembok. Namun, jangan sembarangan memilih lem tembok untuk solusi perbaikan Anda. Sebelum memutuskan untuk membeli, pastikan pilihan lem tidak merusak tembok Anda. Gunakan salah satu rekomendasi sealant dari OCI Acryfil 788. Sebagai lem akrilik pilihan masyarakat, Acryfil 788 diproduksi dengan kualitas terbaik untuk merekatkan berbagai jenis material mulai dari batu bata, kayu, hingga beton. Kira-kira apa alasan masyarakat memilih Acryfil 788? Simak 8 kelebihannya disini!

lem akrilik oci acryfil 788 lem tembok batu bata beton
Lem Tembok OCI ACRYFIL 788

Kelebihan Lem Tembok OCI

  • Tidak memiliki bau dan tidak merusak logam
  • Dapat dilapisi dengan cat tembok lain, apabila lem sudah mengering dengan sempurna
  • Perawatan yang sangat mudah, cukup dibersihkan dengan air
  • Dapat diaplikasikan untuk kebutuhan eksterior maupun interior 
  • Mampu bertahan dalam kondisi cuaca ekstrim, tanpa mengalami keretakan atau perubahan warna 
  • Memiliki daya tahan yang sangat baik terhadap paparan sinar UV dan hujan
  • Daya rekat yang tinggi pada hampir setiap jenis material, jika menggunakan primer yang sesuai 
  • Bersifat anti korosi, sehingga performanya tetap terjaga dalam jangka waktu yang panjang

 

Namun, selain kelebihannya Anda juga perlu memilih lem tembok yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Beragam jenis sealant atau lem tembok di pasaran ditujukan untuk masalah tembok yang berbeda pula. Kenali masalah tembok Anda sebelum menentukan pilihan produk yang sesuai.

 

Lem untuk Dinding Retak

Penyebab Dinding Retak

Saat memulai suatu konstruksi bangunan, Anda tidak hanya memperhatikan rancangan struktur dan materialnya saja melainkan campuran bahan dan proses pengerjaannya. Jika diabaikan, hal tersebut dapat mempengaruhi kualitas dinding dan menyebabkan keretakan. Pahami 3 hal ini agar terhindar dari masalah dinding retak:

  1. Struktur bangunan dan pondasi yang tidak cukup kuat untuk menahan beban bangunan, sehingga membuat dinding bekerja diluar fungsinya sebagai penyekat ruangan. 
  2. Campuran antara semen, pasir, dan air yang tidak tepat. Perhitungkan perbandingan bahan secara tepat agar dinding tidak keropos.
  3. Proses pengeringan plesteran dinding membutuhkan waktu, proses yang terlalu cepat akan menimbulkan keretakan pada dinding.

 

Cara Memperbaiki Dinding Retak

Setelah mengenali penyebab keretakan pada dinding, barulah Anda dapat melakukan proses perbaikan. Untuk memperbaiki dinding dengan tingkat keretakan kecil dan halus, atau dikenal dengan retak rambut, Anda dapat menggunakan lem tembok retak rambut khusus. Berikut langkah-langkah cara mengaplikasikan lem tembok pada dinding retak:

  1. Lepaskan tutup lem, kemudian gunakan cutter atau pisau untuk memotong bagian ujung tutup dengan kemiringan ⨦45o. Jangan lupa untuk memotong ujung  tube lem.
  2. Pasang kembali tutup lem pada tube dan siapkan gun sebagai alat bantu untuk mengaplikasikan lem.
  3. Sesuaikan tuas pengunci pada gun dan masukkan lem ke dalam gun. Jika sudah terpasang, Anda dapat mengaplikasikannya pada bagian dinding yang retak.
  4. Pastikan permukaan dinding yang akan diaplikasikan dengan lem berada dalam keadaan bersih dan kering. 
  5. Aplikasikan lem pada retakan. Bagian ujung yang telah dipotong akan mempermudah Anda untuk mengaplikasikan lem pada celah kecil sekalipun.
  6. Perhatikan area retakan yang agak dalam, pastikan lem telah terisi secara merata.
  7. Jika seluruh area yang retak telah terisi, tunggu hingga lem mengering dengan sendirinya.

 

Lem untuk Tembok Bocor

Penyebab Kebocoran pada Tembok

Tembok yang bocor atau rembes, akan berdampak pada timbulnya jamur dan pengelupasan cat tembok. Selain memberikan kesan tidak nyaman, kebocoran yang dibiarkan akan menimbulkan masalah-masalah lain di masa mendatang. Namun, sebelum memperbaiki tembok yang bocor, kenali dulu beberapa penyebabnya:

  1. Tembok yang saling berdempetan dengan tembok lain akan mengakibatkan ventilasi yang kurang memadai dan kelembaban meningkat. Hal ini beresiko menyebabkan rembesan atau kebocoran ketika terjadi hujan atau banjir. 
  2. Jika ruangan berada pada area yang basah dan sering terkena aliran air akan membuat tembok lama-kelamaan menjadi rembes dan bocor.
  3. Umumnya, beberapa bagian pada tembok dilalui oleh saluran pipa dan talang air. Jika salah satu di antaranya bocor, air akan merembes dan bocor ke tembok.

 

Cara Mengatasi Kebocoran 

Mengatasi tembok yang rembes atau bocor tentu tidak semudah mencegahnya terjadi. Saat terjadi kebocoran, ada beberapa alternatif yang dapat Anda lakukan untuk memperbaiki dan mencegah masalah tersebut terjadi lagi. Salah satunya dengan menggunakan cat pelapis anti bocor. Pahami beberapa hal di bawah ini sebelum Anda melakukan perbaikan.

  1. Cari tahu sumber rembesan yang terjadi pada area tembok Anda.
  2. Jika rembesan berasal dari tembok yang mengalami retak, maka Anda perlu menutup celah pada retakan terlebih dahulu. Gunakan sealant atau semen instan.
  3. Jika rembesan berasal dari tembok bagian luar yang sering terhubung dengan air, maka Anda dapat melanjutkan dengan proses pelapisan baru.
  4. Keruk lapisan cat yang telah rusak atau retak akibat rembesan hingga terkelupas sempurna. Ingat, tidak perlu mengelupas cat secara keseluruhan.
  5. Tembok yang telah bersih dari sisa cat sebelumnya, kini dapat Anda lapisi menggunakan cat pelapis anti bocor. 
  6. Aplikasikan cat secara merata menggunakan kuas. Setelah itu tunggu beberapa saat hingga cat mengering.

 

Langkah-langkah di atas tentu sangat mudah untuk dilakukan. Anda bahkan tidak perlu menggunakan jasa profesional untuk memperbaiki area tembok yang rembes atau bocor. Cukup pastikan bahwa Anda memilih cat pelapis dengan kualitas terbaik dan warna yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Rekomendasi terbaru untuk cat pelapis anti bocor/waterproof adalah AquaTuff dari OCI International. 

Demikian penjelasan mengenai solusi perbaikan dinding yang retak dan bocor menggunakan lem tembok. Semoga dapat membantu Anda dalam proses perbaikan bangunan. Berbagai jenis lem tembok dan harga lem tembok pun kini sangat bervariasi. Pastikan Anda menggunakan lem dengan kualitas terbaik. 

 

Jika tertarik untuk mengaplikasikan lem akrilik ke tembok Anda, gunakan OCI Acryfil 788. Anda dapat mengajukan penawaran atau mengetahui informasi produk selengkapnya dengan mengisi inquiry form atau menghubungi kami di 021 2188 2000.

Bagikan artikel ini:

Related Post

NOVEMBER 18, 2020

Gunakan Lem Aluminium OCI...

Seperti yang Anda ketahui, aluminium sebagai salah satu material jenis logam banyak...

0

NOVEMBER 16, 2020

OCI Spekta Akhir Tahun 2020...

  Diskon hingga 25% untuk semua produk OCI Indonesia Promo hanya berlaku di...

0

OKTOBER 14, 2020

Atasi Tembok Rembes dengan...

Apa itu Cat Waterproof? Cat waterproof adalah cat pelapis anti air yang terbuat dari...

0

OKTOBER 7, 2020

Cara Menggunakan Silicone...

Langkah-langkah cara pemakaian: Bersihkan dan keringkan permukaan yang akan diberikan...

0

SEPTEMBER 22, 2020

Rekomendasi Merek Lem...

Anda sedang mencari Merek Lem Silicone Sealant Terbaik? Atau masih ragu pilih Sealant...

0

SEPTEMBER 15, 2020

Ciri-ciri Lem Pipa PVC...

Banyak beredar jenis lem pipa PVC di pasaran. Namun dari semuanya itu apakah Anda...

0
error: Content is protected !!